FAQs Laser Vision Correction

PRK merupakan generasi pertama lasik, kelainan refraksi dikoreksi dengan membentuk kornea menggunakan laser secara langsung. Setelah PRK memerlukan bandage contact lens yaitu soft lens pelindung untuk kenyamanan selama 3-7 hari. Saat ini PRK masih bermanfaat untuk pasien dengan ketebalan kornea yang minim dan tidak bisa dilakukan lasik / smile.

 

LASIK sebagai generasi kedua, menghilangkan kelainan refraksi dengan membuat flap di permukaan kornea sebelum dilakukan laser untuk koreksi kelainan refraksi. Flap memberikan rasa nyaman pasca Lasik dan tidak memerlukan bandage contact lens seperti PRK. Pemulihan tajam penglihatan juga lebih cepat.

 

SMILE adalah generasi ketiga LASIK, sayatan smile hanya 2-4mm, pemulihan lebih cepat, tidak ada flap jadi tidak ada risiko flap koyak dan nyaman bagi penderita mata kering.

  • Usia sudah 18 tahun
  • Ukuran kacamata sudah stabil minimal 2 tahun
  • Kornea sehat
  • Tidak ada penyakit mata lainnya

Bisa, saat ini ada teknologi lasik untuk Presbyopia Lasik untuk rabun dekat pada orang usia 40 tahun keatas.

Lasik untuk presbyopia dan lasik monovision untuk bebas kacamata baca  

  Keberhasilan lasik lebih dari 90%

Sama sekali tidak nyeri karena dengan anestesi berupa tetes mata 

Sehari setelah lasik/smile tetap bisa aktivitas biasa, seperti didepan komputer, mengendarai mobil/motor maupun mengikuti pelajaran di kelas. 

Proses laser untuk flap lasik sekitar 5-8 detik dilanjutkan dengan laser untuk ablasi kelainan refraksi tidak pernah lebih dari 60 detik, sedangkan untuk smile hanya 8-10 detik dengan 1 mesin laser saja. 

Sesaat sesudah lasik/smile bisa melihat biasa walau kadang masih merasa sedikit berkabut, berangsur-angsur pandangan akan lebih jernih setelah mendapat obat tetes. Esok hari pasien bisa melihat terang seperti biasa.

Hari pertama sudah boleh mengendarai mobil/motor

Risiko yang mungkin terjadi adalah infeksi, tetapi pengerjaan lasik/smile secara steril dan diberikan obat tetes antibiotik serta catatan perawatan pasca lasik/smile untuk menghindari infeksi.  

Pada orang dengan pupil yang lebar ada risiko melihat glare dan halo terutama pada malam hari, dimana gejala seperti melihat lampu menjadi lebih berpendar. Hal ini butuh waktu untuk beradaptasi, namun tidak sampai menimbulkan gangguan aktivitas. 

Boleh dengan pembatasan yaitu tidak lebih dari 6 jam untuk mencegah risiko infeksi.  

Tidak memakai soft lens selama 2 minggu, tidak memakai lensa kontak keras selama 1 bulan. Tidak memerlukan puasa.

Seminggu setelah lasik/smile boleh cuci muka biasa. Berenang setelah 1 bulan.